Mendukung upaya Pemerintah Kota Semarang di dalam mengendalikan inflasi, PKK Kecamatan Candisari, Kamis (23/2) menggelar pasar murah dan pembagian sembako kepada warga kurang mampu di Kantor Kecamatan Candisari. Pasar murah tersebut juga sebagai salah satu upaya guna meningkatkan ketahanan pangan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi khususnya kepada tim penggerak PKK Kecamatan Candisari yang punya inisiatif untuk menggelar pasar murah dan pembagian sembako hari ini. Ini merupakan satu respon cepat dan upaya kita bersama-sama mengatasi mengantisipasi ancaman inflasi,” ujar Iswar Aminuddin, Sekretaris Daerah Kota Semarang.
Menurut Iswar, pandemi covid-19 baru saja berlalu tetapi bayang-bayang tentang inflasi masih terus mengancam. Pemkot Semarang juga mengaktifkan kembali satgas yang berfungsi untuk mengontrol harga bahan pangan dan suplai bahan kebutuhan pokok agar tetap terkendali untuk mempertahankan tren positif yang sudah diraih selama ini.
"Saya harap kegiatan pasar murah semacam ini bisa rutin dilakukan terlebih Insyaa Allah satu bulan lagi kita mau masuk di bulan suci Ramadan di mana tingkat kebutuhan masyarakat pun semakin meningkat,” imbuh Iswar.
Sementara itu, ketua Tim Penggerak PKK kota Semarang, Alwin Basri mengatakan jika penyelenggaraan pasar murah ini dilakukan untuk meringankan beban warga kurang mampu yang membutuhkan. Alwin juga mengajak seluruh kader, penggerak, dan anggota TP PKK untuk dapat menjalankan sekaligus menularkan semangat bertanam melalui urban farming guna mewujudkan ketahanan pangan.
“Mungkin Bapak Ibu di sini ada yang berpikir ketua PKK kok laki-laki? Jadi sesuai dengan keputusan Menteri Dalam Negeri, ketua TP PKK adalah suami atau istri pimpinan daerah sehingga karena istri saya menjadi Wali kota Semarang, ya saya menjadi ketua TP PKK. Tapi saya bangga dan salut melihat semangat ibu-ibu PKK ini,” ungkap Alwin.
“Sebagai mitra pemerintah, TP PKK adalah bagian penting yang tak terpisahkan yang akan bergerak bersama sebagai support system suksesnya pembangunan kota dan masyarakat. Peran kaum perempuan sangat besar dan tidak bisa diremehkan. Karenanya, mari berpartisipasi aktif memberikan manfaat sesuai passion yang ibu-ibu minati,” tandas Alwin.