Kecelakaan antara sepeda motor merk Honda Scoopy dengan kereta api terjadi di perlintasan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, pada Kamis (13/2/2025) sekira pukul 16.00 WIB.
Akibatnya korban seorang siswi SMKN 10 Semarang berinisial S (17) tewas di lokasi kejadian. Warga di sekitar lokasi kejadian, Ardi (51) mengatakan, awalnya korban yang mengendarai sepeda motor matic melaju dari arah utara ke selatan bersama kedua temannya hendak pulang dari sekolah.
Sesampainya di lokasi, palang pintu kereta telah ditutup, namun korban justru nekat menerobos palang yang telah tertutup.
“Mereka bertiga, perempuan semua. Korban meninggal (bawa motor) sendiri, sedangkan dua temannya boncengan. Palang kereta sudah nutup dia menerobos,” tutur Ardi, Kamis (13/2/2025).
Ardi juga menceritakan, kedua teman korban yang menyaksikan rekannya tertabrak kereta langsung menangis.
“Korban badannya ajur (hancur), sudah dievakuasi oleh petugas dan dibawa ambulans,” terang Ardi.
Farhan (18), teman sekolah korban mengaku mendapat kabar korban tertabrak kereta api sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu Farhan yang tengah nongkrong bersama teman- temannya langsung mendatangi lokasi kejadian yang tak jauh dari SMKN 10 Semarang.
“Salah satu adik kelas saya manggil saya. Terus saya tanya siapa yang tertabrak, katanya S kelas 10 (jurusan) Nautika Kapal Niaga. Pihak keluarga masih dihubungi, terus katanya tadi keluarganya masih kerja. Dia baru pulang sekolah, sama temennya dua,” tutur Farhan.
Menurut penjaga perlintasan rel, Lesmana, korban S, tertabrak kereta yang melaju dari barat ke timur menuju Stasiun Tawang Bank Jateng, ia juga menuturkan keterangan senada dengan saksi warga.
“Palang sudah tertutup, namun dia nekat nyelonong. Teman- temannya di belakangnya nggak ikut nerobos,” pungkas Lesmana.