Seorang bayi laki laki ditemukan di pinggir jalan daerah Tembalang, Kota Semarang, pada 16 September 2024. Penemu bayi tersebut sempat kebingungan saat menemukan bayi, kemudian merawat bayi tersebut selama satu bulan sebelum kemudian melaporkan penemuan bayi malang tersebut ke pihak kepolisian pada hari Rabu (16/10/2024).
Penemuan bayi tersebut berawal dari warga bernama Bagus (34) dan istrinya Siti (30) yang mengalami pecah ban di jalan Krajan Rowosari, Tembalang. Saat berjalan menyusuri jalan untuk mencari tukang tambal ban, mereka melihat kardus berisi plastik yang tergeletak di pinggir jalan.
Penasaran dengan isi kardus tersebut, mereka kemudian memeriksa isi kardus dan melihat plastiknya bergerak gerak, ketika dibuka mereka terkejut melihat bayi laki laki yang kulitnya sudah memerah karena kepanasan, Siti (30) sang istri kemudian bergegas menggendong bayi laki laki tersebut karena iba.
“Bayi berjenis kelamin laki laki dengan identitas nama yang ditinggalkan di kertas nama Muhammad Zayn, 15 September 2024, 12 Rabiul Awal,” Terang Kapolsek Tembalang, Kompol Wahdah Maulidiawati, Kamis (17/10/2024).
Bagus dan istrinya tadinya ingin melaporkan penemuan bayi tersebut pada pihak kepolisian dan berharap bisa mengadopsi bayi tersebut namun mengurungkan niatnya karena ada orang yang mengatakan prosesnya sulit, sebulan usai mereka merawat bayi malang tersebut, mereka kebingungan untuk membuat akta bayi tersebut.
Mereka kemudian berkonsultasi dengan rekan mereka, dan disarankan untuk melaporkan penemuan bayi tersebut kepada pihak berwenang pada Rabu(16/10/2024).
“Kemudian pada hari Rabu, pelapor didampingi UPTD PPA Kecamatan Tembalang melaporkan penemuan bayi tersebut kepada pihak Polsek Tembalang,” ujar Wahdah.
Pihak kepolisian polsek Tembalang telah menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan, pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap kejadian tersebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan UPTD dan Dinsos terkait penyerahan bayi kepada Dinsos.
โโโ