Sembilan remaja diamankan polisi usai melakukan pengeroyokan terhadap seorang siswa SMK di Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (2/6/2024) sekitar pukul 00.30 WIB.
Korban yang hendak pulang ke rumah neneknya di wilayah Ungaran dihadang oleh 9 orang remaja tak dikenal dan langsung dikeroyok.
“Saat melintas di daerah setelah kolam renang Singapon, di area persawahan korban dihadang 9 orang remaja tak dikenal. Korban langsung dikeroyok, sedangkan rekan korban melarikan diri,” kata Kapolsek Ungaran Kompol Giri Narawanton, Minggu (2/6/2024).
Giri menjelaskan, saat pengeroyokan terjadi, korban berhasil diselamatkan oleh pedagang angkringan di sekitar lokasi, setelah diselamatkan penjual angkringan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ungaran.
Tak berselang lama, kesembilan pelaku pengeroyokan berhasil diamankan. Polisi menduga motif dari pengeroyokan ini adalah adanya dendam dari pelaku yang satu sekolah dengan korban, rata- rata usia pelaku antara 13- 17 tahun dan masih bersekolah, salah satu pelaku merupakan teman sekolah korban.
“RA mengadu kepada rekannya melalui pesan singkat WA, sehingga rekannya mengajak rekan lain lagi yang kebetulan sedang menonton kesenian reog pada malam Minggu di daerah Kecamatan Bergas dan mereka bergerak bersama- sama di jalan arah rumah domisili korban yang tinggal bersama neneknya, dan terjadi pengeroyokan tersebut,” jelas Giri
Mempertimbangkan usia para pelaku dan korban yang masih dibawah umur, pihak kepolisian kemudian memanggil para guru dan orang tua yang bersangkutan dan diupayakan mediasi penyelesaian atas kasus tersebut.