Pemerintah Kota Semarang melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus memperkuat upaya pengendalian banjir melalui pembangunan dan penataan infrastruktur sumber daya air.
Hal ini disampaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dalam akun Instagram resminya @pu_sda_pemalijuana, ditinjau pada hari Rabu (7/10/2026).
Salah satu langkah strategis yang direalisasikan adalah penataan dan operasional Rumah Pompa Tenggang Baru, yang menjadi bagian dari Pengendalian Banjir Sistem Tenggang-Sringin Tahap I, Infrastruktur ini berada di wilayah Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.
Rumah pompa Tenggang Baru, disebut memiliki kapasitas 43 m3/detik. Bangunan ini berfungsi untuk memompa dan membuang air dari sistem Sungai Tenggang ketika muka air hilir meninggi akibat fenomena pasang air laut (rob) maupun debit limpasan air hujan yang tinggi.
Dengan beroperasinya Rumah Pompa Tenggang Baru, potensi risiko banjir diperkirakan dapat direduksi pada area seluas 4.025 Ha yang mencakup wilayah Kecamatan Pedurungan, Gayamsari dan Genuk.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan kota Semarang khususnya di wilayah Semarang timur dan utara bisa terbebas dari ancaman genangan air dan banjir rob yang selama ini dirasakan masyarakat selama bertahun-tahun.