Mengenal Hutan Paling Angker Di Jawa Tengah: Alas Roban, Jalur Tengkorak Di Kawasan Batang Yang Dipenuhi Misteri

Kudureti News

24 Desember 2025 | 2 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: Eka Lestari
|
Editor: Acil

Alas Roban merupakan kawasan hutan yang berada di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Jalur tersebut mulai dikenal setelah dibangunnya jalan pos pada masa penjajahan Belanda yang diciptakan oleh Herman Willem Daendels.

 

Alas Roban juga sering disebut Poncowati yang konon merupakan salah satu Jalur Tengkorak di Jawa Tengah. Hal ini karena, sebelum menjadi jalan raya kawasan tersebut adalah hutan belantara.

 

Alas Roban memiliki Jalanan yang curam dan berkelok. Selain itu, tempat ini terlihat seram dengan adanya pohon-pohon tinggi dan besar pada sisi kanan kirinya di sepanjang jalan.

 

Alas Roban sebagai hutan belantara yang menjadi jalur alternatif dibelah untuk dijadikan jalan raya yang terdiri menjadi tiga jalur, yaitu Jalan Poncowati (jalan lama), Jalan Lingkar Selatan, dan Jalan Pantura.

 

Pada jalur utama biasanya dilewati truk-truk besar bermuatan atau truk gandeng dan bus, sementara jalur selatan dilewati truk biasa, sedangkan jalur utara dilewati kendaraan pribadi baik mobil ataupun roda dua.

 

Alas Roban selain luas dan panjang memang dikenal karena medannya yang sulit. Jalurnya memang dibuat mengikuti kontur hutan. Sehingga punya banyak tanjakan dan tikungan tajam.

 

Minimnya penerangan juga membuat banyak belokan dan tanjakan curam rawan kecelakaan di kawasan tersebut.

 

Alas roban semakin terkenal berbahaya lantaran penerangan jalannya belum terlalu banyak. Hanya ada beberapa lampu yang muncul di beberapa titik. Sehingga jika melewati kawasan tersebut di malam hari akan membuat bulu kuduk merinding.

 

Alas Roban telah lama dikenal punya sejarah panjang. Konon, banyak cerita mistis yang membayangi alas roban sejak dulu. Bahkan, kawasan ini terkenal sebagai tempat pembuangan mayat.

 

Terdapat beberapa cerita yang menjadikan Alas Roban dikenal mistis salah satunya akibat adanya peristiwa pembantaian massal (kerja paksa pada masa pemerintahan Daendels).

 

Jalur Alas Roban jadi salah satu Jalan Raya Pos yang menjadi mega proyek Daendels pada waktu itu. Konon banyak pekerja yang mati dan jenazahnya dikubur di kawasan tersebut.

 

Keangkeran Jalur Alas Roban semakin diyakini masyarakat, setelah digunakan sebagai tempat pembuangan jenazah korban penembak misterius (petrus) sekitar tahun 1980 an.

 

Selain itu, jalur Alas Roban juga sering memakan korban kecelakaan yang dialami para pengemudi. Sehingga makin memperkuat kemistisannya. 

 

Tak jarang banyak sopir yang enggan berhenti jika melewatinya. Kini, kondisi Alas Roban sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.  

 

Upaya membangun jalur alternatif dan memperbaiki kondisi jalan serta perawatan membuat kawasan tersebut terlihat aman dan nyaman untuk dilewati. 

 

Pengendara menghindari jalur lama. Namun, jalur tradisional Alas Roban tetap digunakan banyak kendaraan, terutama kendaraan kecil dan sepeda motor atau pengendara yang sengaja melintas untuk bernostalgia di jalur lama yang penuh kenangan.

 

Dibalik cerita dan suasana Alas Roban yang dikenal menakutkan dan angker, terdapat aktivitas di sekitar sebagai tempat lapak pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

 

Mereka menggunakan gubukan sebagai tempat berjualan mulai dari makanan dan minuman. Menariknya, Alas Roban juga dikenal punya buah khas yang tumbuh di hutan sana, yaitu pisang tanduk.

 

Buahnya terkenal manis, punya ukuran yang besar dan panjang seperti tanduk kerbau.

#alasroban #hutanterangkerjawatengah #alasrobanbatang #faktamenarikalasroban #alasrobanhutanterangkerdijateng #retirak #kudureti

Berita Lainnya

tega-bayi-laki-laki-dalam-kardus-ditemukan-warga-penggaron-kidul-di-samping-rumah

Tega! Bayi Laki-laki Dalam Kardus Ditemukan Warga Penggaron Kidul Di Samping Rumah

Kudureti News Sep 10, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-liburan-lama-yang-kini-tinggal-kenangan

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Liburan Lama Yang Kini Tinggal Kenangan

Kudureti News Sep 9, 2026
sopir-ngaku-ikuti-google-maps-truk-penabrak-gapura-puri-anjasmoro-diamankan-di-kic-ngaliyan

Sopir Ngaku Ikuti Google Maps, Truk Penabrak Gapura Puri Anjasmoro Diamankan Di KIC Ngaliyan

Kudureti News Sep 9, 2026
bbws-pemali-juana-keruk-sedimentasi-di-sungai-banjir-kanal-timur-imbau-masyarakat-tak-buang-sampah-ke-sungai

BBWS Pemali Juana Keruk Sedimentasi Di Sungai Banjir Kanal Timur : Imbau Masyarakat Tak Buang Sampah Ke Sungai

Kudureti News Sep 8, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-hiburan-yang-kini-berganti-ruang-me-ngikuti-perkembangan-zaman

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Hiburan Yang Kini Berganti Ruang Mengikuti Perkembangan Zaman

Kudureti News Sep 8, 2026
otak-dibanjiri-distraksi-digital-ini-5-alasan-catur-bisa-jadi-latihan-otak-terbaik

Otak Dibanjiri Distraksi Digital? Ini 5 Alasan Catur Bisa Jadi ‘Latihan Otak’ Terbaik!

Kudureti News Agt 31, 2026
tradisi-nginang-permen-karet-khas-nusantara-yang-kian-tergerus-zaman

Tradisi Nginang: “Permen Karet” Khas Nusantara Yang Kian Tergerus Zaman

Kudureti News Agt 26, 2026
primaria-fest-2026-semarang-datang-dulur-iks-jangan-lupa-pake-kode-promonya-ya

Primaria Fest 2026 Semarang Datang! Dulur IKS Jangan Lupa Pake Kode Promonya Ya!

Kudureti News Agt 24, 2026
women-s-fun-fishing-tournament-gak-cuma-senang-pulang-bawa-ikan-bara-puan-bekali-pesan-jaga-pesisir-dari-ancaman-tenggelam

Women’s Fun Fishing Tournament: Gak Cuma Senang Pulang Bawa Ikan, Bara Puan Bekali Pesan Jaga Pesisir Dari Ancaman Tenggelam

Kudureti News Agt 24, 2026
semarang-rasa-di-jepang-spot-foto-viral-cantiknya-bunga-tabebuya-di-jalan-madukoro

Semarang Rasa Di Jepang: Spot Foto Viral! Cantiknya Bunga Tabebuya Di Jalan Madukoro

Kudureti News Agt 22, 2026
rayakan-hut-ri-ke-81-pemerintah-kota-semarang-gelar-event-musik-gratis-untuk-warga-di-balaikota

Rayakan HUT RI Ke-81, Pemerintah Kota Semarang Gelar Event Musik Gratis Untuk Warga Di Balaikota

Kudureti News Agt 17, 2026
semarang-makin-semarak-oti-fried-chicken-dan-kov-koffie-segera-buka-gerai-baru

Semarang Makin Semarak: OTI Fried Chicken Dan KOV Koffie Segera Buka Gerai Baru

Kudureti News Jul 31, 2026
moenasiah-short-escape-pecinta-literasi-ngopi-slow-bar-sambil-baca-buku-di-semarang

Moenasiah, Short Escape Pecinta Literasi: Ngopi Slow Bar Sambil Baca Buku Di Semarang

Kudureti News Jul 28, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025