Saksi Bisu Perjuangan: Sejarah Kawasan Pecinan Semarang, Simbol Perlawanan Tionghoa-Jawa Terhadap Penjajah

Kudureti News

5 Februari 2026 | 2 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: Eka Lestari
|
Editor: Acil

Kawasan Pecinan merupakan salah satu tempat bersejarah yang ada di Kota Semarang. Tempat yang dikenal sebagai pusat kuliner dan budaya Tionghoa ini, populer bagi warga Semarang dan seringkali dikunjungi oleh wisatawan.

 

Letaknya berada di Kelurahan Kauman dan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah.

 

Di balik indahnya bangunan klenteng yang kental akan budaya Tionghoa, ternyata punya sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perlawanan masyarakat Jawa dan Tionghoa terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

 

Menurut beberapa sumber, kawasan ini dulunya dikenal sebagai pusat perdagangan pada abad ke-18. Pecinan Semarang digunakan sebagai tempat jual beli yang sangat ramai sekaligus pemukiman etnis Tionghoa pada zaman kolonial.

 

Tak hanya sebagai pusat perdagangan saja, kawasan ini juga merupakan tempat bagi komunitas Tionghoa yang sudah ada sejak abad ke-17, yang dibentuk oleh pihak Belanda tepatnya kebijakan VOC (Segregasi Rasial).

 

Selain sebagai kawasan yang ramai diduduki etnis Tionghoa dan kegiatan jual beli, kawasan pecinan menjadi saksi bisu peristiwa penting. Pecinan menjadi pusat perlawanan Tionghoa-Jawa terhadap VOC kala itu, dengan klenteng-klenteng menjadi tempat berkumpul melawan penjajah. 

 

Berdirinya klenteng yang ada di kawasan ini selain sebagai tempat ibadah, juga sebagai pusat komunitas yang memiliki tujuan khusus untuk merencanakan sebuah perlawanan. Tepatnya pada tahun 1740-an, terjadi perlawanan besar yang dipimpin oleh Oei Pan Koen dan Raden Mas Garendi atau lebih dikenal Sunan Kuning terhadap kekuasaan VOC.

 

Adanya konflik besar tersebut dilatarbelakangi oleh peristiwa Geger Pecinan. Peristiwa tersebut adalah tragedi memilukan yaitu pembantaian warga Tionghoa yang dilakukan oleh pihak VOC di Batavia. Sehingga, hal itu memicu amarah dan perlawanan hebat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Semarang.

 

Tragedi berdarah yang dikenal dengan "geger Pecinan" tersebut, kemudian menjadi cikal bakal perlawanan masyarakat Tionghoa terhadap tindakan VOC yang semena-mena. Etnis Tionghoa murka dan memilih melakukan perlawanan besar-besaran dengan cara bergabung bersama masyarakat Jawa demi bisa melawan kekuasaan VOC.

 

Dalam pertempuran yang berlangsung sengit, pasukan gabungan Tionghoa dan Jawa sempat menguasai Semarang, sebelum akhirnya dikalahkan oleh VOC. Namun, meski begitu perlawanan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Tionghoa-Jawa bisa bersatu dan memiliki rasa solidaritas tinggi dalam menentang penjajah.

 

Kedua belah pihak baik etnis Tionghoa maupun masyarakat Jawa sama-sama dirugikan oleh kebijakan kolonial yang sangat diskriminatif, sehingga timbullah perasaan senasib dan rasa persaudaraan.

 

Kini, Pecinan dikenal sebagai saksi bisu sejarah perjuangan di masa kolonial dan pusat budaya yang penuh dengan jejak sejarah. Kawasan yang memiliki historis penting ini akan selalu diingat dan dijaga sebagai simbol perpaduan budaya sekaligus cagar budaya yang patut dilestarikan. 

#pecinansemarang #kawasanpecinansemarang #sejarahkawasanpecinansemarang #semarang #retirak

Berita Lainnya

wisata-legendaris-semarang-tempat-liburan-lama-yang-kini-tinggal-kenangan

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Liburan Lama Yang Kini Tinggal Kenangan

Kudureti News Sep 9, 2026
sopir-ngaku-ikuti-google-maps-truk-penabrak-gapura-puri-anjasmoro-diamankan-di-kic-ngaliyan

Sopir Ngaku Ikuti Google Maps, Truk Penabrak Gapura Puri Anjasmoro Diamankan Di KIC Ngaliyan

Kudureti News Sep 9, 2026
bbws-pemali-juana-keruk-sedimentasi-di-sungai-banjir-kanal-timur-imbau-masyarakat-tak-buang-sampah-ke-sungai

BBWS Pemali Juana Keruk Sedimentasi Di Sungai Banjir Kanal Timur : Imbau Masyarakat Tak Buang Sampah Ke Sungai

Kudureti News Sep 8, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-hiburan-yang-kini-berganti-ruang-me-ngikuti-perkembangan-zaman

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Hiburan Yang Kini Berganti Ruang Mengikuti Perkembangan Zaman

Kudureti News Sep 8, 2026
landai-dan-mulus-jalan-gombel-lama-kembali-dibuka-usai-rekonstruksi-lima-bulan

Landai Dan Mulus! Jalan Gombel Lama Kembali Dibuka Usai Rekonstruksi Lima Bulan

Kudureti News Sep 7, 2026
otak-dibanjiri-distraksi-digital-ini-5-alasan-catur-bisa-jadi-latihan-otak-terbaik

Otak Dibanjiri Distraksi Digital? Ini 5 Alasan Catur Bisa Jadi ‘Latihan Otak’ Terbaik!

Kudureti News Agt 31, 2026
tradisi-nginang-permen-karet-khas-nusantara-yang-kian-tergerus-zaman

Tradisi Nginang: “Permen Karet” Khas Nusantara Yang Kian Tergerus Zaman

Kudureti News Agt 26, 2026
primaria-fest-2026-semarang-datang-dulur-iks-jangan-lupa-pake-kode-promonya-ya

Primaria Fest 2026 Semarang Datang! Dulur IKS Jangan Lupa Pake Kode Promonya Ya!

Kudureti News Agt 24, 2026
women-s-fun-fishing-tournament-gak-cuma-senang-pulang-bawa-ikan-bara-puan-bekali-pesan-jaga-pesisir-dari-ancaman-tenggelam

Women’s Fun Fishing Tournament: Gak Cuma Senang Pulang Bawa Ikan, Bara Puan Bekali Pesan Jaga Pesisir Dari Ancaman Tenggelam

Kudureti News Agt 24, 2026
semarang-rasa-di-jepang-spot-foto-viral-cantiknya-bunga-tabebuya-di-jalan-madukoro

Semarang Rasa Di Jepang: Spot Foto Viral! Cantiknya Bunga Tabebuya Di Jalan Madukoro

Kudureti News Agt 22, 2026
rayakan-hut-ri-ke-81-pemerintah-kota-semarang-gelar-event-musik-gratis-untuk-warga-di-balaikota

Rayakan HUT RI Ke-81, Pemerintah Kota Semarang Gelar Event Musik Gratis Untuk Warga Di Balaikota

Kudureti News Agt 17, 2026
semarang-makin-semarak-oti-fried-chicken-dan-kov-koffie-segera-buka-gerai-baru

Semarang Makin Semarak: OTI Fried Chicken Dan KOV Koffie Segera Buka Gerai Baru

Kudureti News Jul 31, 2026
moenasiah-short-escape-pecinta-literasi-ngopi-slow-bar-sambil-baca-buku-di-semarang

Moenasiah, Short Escape Pecinta Literasi: Ngopi Slow Bar Sambil Baca Buku Di Semarang

Kudureti News Jul 28, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025